asap rokok pekat mengantar lamun menerawang jauh k lubuk hati sang peri mimpi d kamar sempit rumah petak t4 q menghabiskan waktu
smw rindu curiga resah marah bercampur dgn setumpuk puntung rokok d asbak usang dr batu bag sepiring kredok basi bercampur nasi tumpeng
desahan nafas panjang tiada henti mengiring angan terdengar bagai soundtrek flm horor
q tatap ft mu d fb yg seakan memaki dan mengutuk smw ego q
klik di dini untuk melihat puisi selanjutnya