impian dan kenyataan
Tatkala bayang peluk dan cium, cinta dan airmata datang silih berganti
beribu impian seakan hendak membawaku ke dalam bayang kabut penuh tanya..
Yang mungkin akan melenakan diri dalam buaian cinta
Atau bahkan melemparku dalam lembah curam bebatuan, dan perlahan membunuhku...
Sungguh aku hanya bisa tercekam dalam bisuku..
berusaha menapakkan kaki dalam jejak yang memanjang,
agar kutahu hidupku bukan mimpi ...
Namun mimpilah yang senantiasa menghias hidupku....