Baur membaur menjalin silaturahmi
bergandengtangan bagai pelangi
warna berbeda tanpa spasi
indah meliuk menyambut cerah
siantar kota yang asri adipura pun menjadi saksi
suku berbeda jadi pondasi menyanggah kota takkan tercerai
becak siantar kebanggaan kota
suaranya lantang menyambut wsatawan
bergerak lincah di jalanan kota
gedung juang berhalaman taman bunga yang rindang saksi bisu perjuangan pahlawan melawan penjajah
berdiri kokoh di jalan merdeka
pematang siantar kota kenangan
bumi tempat ku di lahirkan
puisi by dstoy stroom
klik di dini untuk melihat puisi selanjutnya