Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus
kesadaran seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah
bagi sinar matahari yang tercurah.
kita memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan
kepedihan. Jika hati kita masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan
keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak
kalah menakjubkan daripada kesenangan.
Banyak di antara kita yang menderita adalah pilihan kita sendiri
penderitaan adalah obat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit
jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu
dengan cekal dan tanpa bicara karena sesudah kesulitan pasti ada kemudahan...
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau sirami dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya
saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.
puisi by endra nova selic
klik di dini untuk melihat puisi selanjutnya